Rabu, 17 Desember 2008

Kalsium Penting! Tak hanya untuk tulang...

Diposting oleh Yanti Rosmayanti di 01.44
Seperti yang kita ketahui dari promosi2 di TV atau dari para ahli bahwa kalsium sangat di perlukan untuk kesehatan tulang dan gigi. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium sangat di anjurkan terutama bagi ibu hamil. Sebab, kalau sampai kurang, Ibu dan janin jadi taruhannya.
Selama ini, banyak orang percaya kalsium bisa mencegah osteoporosis atau tulang keropos. Kenyataan ini tak bisa disangkal, karena 99% kalsium memang ada dalam tulang dan gigi. Lalu, di mana sisanya? Ternyata, ada dalam darah dan sel-sel saraf yang juga sarat manfaat.
Banyak banget tugas kalsium dalam tubuh kita. Apalagi pada masa kehamilan, kalsium kelimpahan tugas ekstra, diantaranya :
- Memelihara tulang dan gigi, sehingga osteoporosis bisa dicegah.
- Membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang plus gigi janin.
- Membantu kerja sel-sel saraf untuk kontraksi otot dan proses penggumpalan darah.
- Menghantar rangsang saraf dan membantu fungsi jantung serta otot janin.
- Membantu mempersiapkan ASI untuk menyusui kelak.

Kenapa perlu tambahan?
Tambahan ini untuk menggantikan simpanan kalsium di dalam tubuh ibu hamil yang secara terus-menerus diambil untuk berbagai keperluan selama hamil. Jika simpanan kalsium tidak digantikan, bisa-bisa terjadi tekor sehingga tulang-tulang mengalami pengeroposan.
Bagaimana setelah melahirkan? Ibu hamil tetap harus mengonsumsi kalsium untuk kegiatan menyusui.

Kalau sampai kekurangan ?
Jangan sekali-kali mengabaikan kebutuhan tubuh akan kalsium ketika hamil. Bukan apa-apa. Lebih banyak masalah timbul jika Anda kekurangan kalsium. Ini buktinya.

- Di Amerika Serikat, 1 dari 7 wanita hamil mengalami tekanan darah tinggi atau pre-eklampsia (gejala keracunan kehamilan) karena kurang kalsium. Keadaan ini menyebabkan mereka berisiko mengalami gangguan ginjal dan eklampsia (kejang-kejang karena keracunan kehamilan).
• Berisiko lebih tinggi untuk:
• Menjalani operasi caesar demi menyelamatkan jiwa Anda dan bayi Anda.
• Melahirkan lebih dini.
• Melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Kondisi ini jelas menyebabkan si kecil butuh perawatan ekstra.

Penelitian Dr. Mc Carron, MD, dari Mc Master University, Ontario, Kanada, yang melibatkan 2500 ibu hamil menyimpulkan, konsumsi kalsium sekitar 1500-2000 mg sehari bisa menurunkan risiko darah tinggi pada kehamilan sampai 70%, dan preeklampsia hingga 50%.
Bagaimana di Indonesia? Konsumsi kalsium yang direkomendasikan untuk ibu hamil cukup sekitar 1000-1200 mg. Ini disebabkan postur tubuh wanita Indonesia lebih kecil dibanding wanita di negera-negara barat.

Kalsium Ada di ...
Susu, Yoghurt, Keju, Brokoli, Bayam, Ubi, Ikan sardin, Tahu, Tempe, Makanan siap saji yang sudah difortifikasi (ditambah) kalsium, seperti roti, jus jeruk , wafel, serealia, kue-kue, dan sebagainya.

Untuk mengoptimalkan manfaat kalsium dalam tubuh, tambahkan vitamin D dari sinar matahari. Zat gizi ini yang berperan dalam membantu proses penyerapan kalsium.

Retno Wahab Supriyadi
Konsultasi ilmiah: dr. Pauline Endang, MS, Dokter Ahli Gizi RSUP Fatmawati, Jakarta.
*Artikel ini di dapat dari salah satu milis

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails

Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
 

Cantik dan Smart Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting